Selasa, 03 Oktober 2017

ciri-ciri manusia yang dirindukan syurga


MANUSIA YANG DIRINDUKAN OLEH SURGA
Surga merupakan tempat terindah yang dijanjikan Allah bagi umat yang beriman dan bertaqwa kepada Allah swt. Hanya bekal berupa amal kebaikan saja yang bisa mengantarkan manusia untuk sampai kesana. Tempat I ni menjadi tujuan akhir dari kehidupan yang begitu dirindukan oleh mukmin yang beriman. Ada 4 golongan manusia yang dirindukan oleh surga :
1.      Orang yang senantiasa membaca Al-qur’an.
Golongan pertama yang dirindukan oleh surga adalah mereka yang senantiasa membaca Al-qur’an. Al-qur’an merupakan wahyu yang diturunkan oleh Allah swt kepada nabi Muhammad saw sebagai pedoman bagi umat manusia. Bahkan begitu besarnya pahala orang yang membaca Al-qur’an . sehinggah setiap huruf yang dibaca, Allah akan membalasnya dengan 10 kebaikan.
2.      Orang yang menjaga lidah.
Golongan yang kedua yaitu mereka yang selalu menjaga lidahnya. Tidak menyakiti perasaan orang lain dengan perkataannya, tidak membicarakan kejelekan orang lain atau gibah, berbicara yang baik-baik.
3.      Pemberi makan orang yang kelaparan.
Golongan selanjutnya yang dirindukan oleh surga adalah pemberi makan orang yang kelaparan. Allah swt adalah dzat yang maha pengasih dan penyayang yang memberikan balasan atas sekecil apapun amalan kebaikan yang dilakukan oleh umat-NYA. Apabila kita  memberikan minum kepada saudara kita yang kehausan, maka Allah akan memberikan kita minum pada hari kiamat nanti disaat orang-orang dilanda dahaga. Bila kita memberikan makan kepada saudara kita yang sedang kelaparan, niscaya Allah akan memberikan kita makan disaat orang-orang kelaparan dihari akhir nanti.
4.      Orang yang berpuasa dibulan ramadhan.
Golongan terakhir yang dirindukan oleh surga adalah mereka yang berpuasa di bulan ramadhan. Dibulan yang mulia ini tidak hanya dipenuhi oleh berkah, rahmat dan ampunan dari Allah saja. Akan tetapi, Allah juga menjanjikan kepada kita pembebasan dari panas api neraka. “barang siapa yang berpuasa dibulan ramadhan, karena iman dan ikhlas, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari Muslim)